“Bisakah hipnoterapi menangani permasalahan ingatan?” Demikian pertanyaan dari salah seorang calon klien.
Masalah “ingatan” memang termasuk ke dalam permasalahan yang bisa dibantu dengan hipnoterapi, namun tunggu dulu, apa yang dimaksud masalah ingatan ini? Hal ini yang perlu kita pastikan dengan jelas terlebih dahulu.
Jika masalah ingatan yang dimaksudkan di sini adalah “pelupa” atau “mudah lupa” atau “sulit mengingat” maka hipnoterapi bisa saja membantu, namun lagi-lagi ini pun dengan catatan khusus.
Catatan dalam hal ini yaitu bahwa masalah ingatan yang berhubungan dengan “mudah lupa” ini bukanlah sesuatu yang dilatari faktor “pikun” karena usia, atau karena penurunan fungsi otak dalam mengingat. Jika yang terjadi adalah seseorang mudah lupa namun mudah lupa ini dilatari oleh pikun karena usia atau penurunan fungsi otak maka hipnoterapi bukanlah solusi yang sepenuhnya tepat, karena hal ini termasuk masalah yang disebabkan oleh faktor “organik”, yaitu otak.
Hipnoterapi tidak sepenuhnya cocok dilakukan untuk masalah-masalah yang berhubungan dengan faktor organik, dimana hal ini diwakili oleh fungsi otak. Permasalahan yang satu ini hendaknya dikonsultasikan langsung dengan tenaga kesehatan yang berwenang yang memang memiliki spesialisasi di bidang ini.
Hipnoterapi bisa digunakan untuk permasalahan “mudah lupa” kalau ternyata masalah ini murni bersifat psikis, yaitu dilatari oleh adanya program yang “menyabotase” fungsi memori di pikiran bawah sadar.
Demikianlah, ada kalanya pikiran bawah sadar mengoperasikan program yang menyabotase fungsi memori, yang menjadikan seseorang mudah lupa dan sulit untuk mengingat. dimana program yang menyabotase ini bisa muncul karena berbagai hal.
Karena fokus hipnoterapi adalah perubahan pada pikiran bawah sadar, di sinilah hipnoterapi berperan untuk menghilangkan program yang menyabotase fungsi memori tersebut. Jika program yang menyabotase tersebut sudah bisa dinetralisir maka fungsi memori pun akan membaik.
Berikutnya, hipnoterapi bisa digunakan untuk menanamkan sugesti positif yang ditujukan membangun daya ingat yang lebih baik. Harapannya, setelah program yang menyabotase memori teratasi, fungsi pikiran bawah sadar dalam menyimpan dan memproses memori pun bisa meningkat dengan adanya sugesti positif yang langsung dimasukkan ke dalam pikiran bawah sadar.
