Saran Penggunaan Obat Dalam Hipnoterapi?

Saran Penggunaan Obat Dalam Hipnoterapi?

Sebagai modalitas pengobatan komplementer yang relatif “baru” di Indonesia dibandingkan modalitas lain yang sudah lebih dulu ada, ada kalanya para calon klien sendiri kebingungan dengan kewenangan praktik hipnoterapis,salah satunya yaitu seputar “saran penggunaan obat”.

Di versi yang paling mendasar, ada kalanya calon klien memastikan apakah dalam proses hipnoterapi mereka akan diberikan obat-obatan untuk menunjang penyembuhannya. Jawaban untuk pertanyaan satu ini tergolong sederhana, yaitu “tidak”.

Ya, hipnoterapis tidak berkewenangan merumuskan penggunaan obat-obatan apa pun untuk klien, kecuali mereka yang memang memiliki latar belakang sebagai Dokter, itu pun menjadikan saran penggunaan obat-obatan itu diberikan dalam kapasitas mereka sebagai Dokter, bukan sebagai hipnoterapis.

Berikutnya, ada kalanya beberapa klien sedang menjalani pengobatan dengan Dokter yang menanganinya dimana pengobatan yang mereka jalani melibatkan konsumsi obat-obatan, namun klien ini kemudian menjalani hipnoterapi dan mendapati bahwa masalah mereka berkurang, dan bahkan selesai, dengan bantuan hipnoterapi. Klien jenis ini lalu menanyakan pada hipnoterapis yang menanganinya apakah ia masih harus mengkonsumsi obat-obatan yang sebelumnya dikonsumsinya. Bagaimana seorang hipnoterapis sebaiknya menyikapi hal ini?

Hal yang sama berlaku dengan sebelumnya. Hipnoterapis tidak diperkenankan memberikan saran penggunaan obat-obatan apa pun, termasuk memberikan saran pemberhentian penggunaan obat-obatan yang sedang klien konsumsi, karena memang itu bukan kewenangan hipnoterapis. Yang berkewenangan memberikan saran penggunaan obat-obatan tetap saja adalah tenaga kesehatan yang berwenang, yang dalam hal ini yaitu Dokter. Maka itu jika klien ingin memastikan penggunaan obat-obatan yang masih harus dikonsumsinya, mereka perlu memastikannya dengan Dokter yang menanganinya,